Komen Drakor : Link Eat Love Kill

Serial nanggung antara misteri paraody, fantasy, ama romance comedy, yang bikin tone cerita jadi kesana kemari.

Mau dibawa romcom, tapi ada pembunuhan dan misterinya. Jadi rada bikin bingung mau mood apa buat nonton serial ini.

Nilainya : 2.5/5

Bercerita tentang seorang cowok yang tiba-tiba terhubung secara emosi dengan seorang cewek. Juga tentang orang-orang yang terluka dan penyesalan mereka.

Penceritaannya dikasih narasi dari kedua tokoh utama. Dan misterinya mirip-mirip kaya kasus pembunuhan ala Detektif Conan. Yang mana korban mengalami ini dulu baru mengalami itu sebelum mati. Supaya tersangka yang mencurigakannya banyak. Dan bikin penonton sulit untuk menebak.

Tapi karena banyaknya adegan miss lead di awal-awal, membuat adegan mencurigakan di tengah dan akhir eps jadi terasa kurang mengena. Karena penonton akan belajar bahwa segala yang terlalu mencurigakan pasti cuma sekedar pengalihan.

Kemudian karakter-karakternya pun ditulis sangat komikal. Entah itu konyol banget, mencurigakan banget, atau sekedar aneh dan punya kebiasaan nyeleneh. Ga ada karakter yang ditulis alami. Kecuali mungkin tokoh-tokoh kuncinya.

Tokoh utama cowoknya yang ditulis terus terang itu aku suka. Kemudian karakter perempuan 3 generasi dari keluarga si cewek yang sifatnya mirip itu juga menarik. Mereka ditulis dengan bagus dan konsisten. Wanita-wanita kuat yang berjuang hidup tanpa adanya laki-laki dalam hidup mereka.

Dan juga pasangan polisi muda. Aku juga suka dinamika hubungan mereka. Pasangan yang saling mengerti dan peduli, tapi ga menye-menye. Bikin spin-off tentang mereka, please.

Sedang antagonisnya ditulis sangat standar. Orang ga ‘lurus’ yang tugasnya bikin penonton gregetan. Plus dialog dan adegan tegang yang berhubungan ama si penjahat, semuanya generik dan klise. Menunda-nunda pertanyaan dan penjelasan tanpa alasan yang masuk akal demi untuk mempertahankan misteri itu sering sekali muncul. Dan itu bikin annoying.

Dan bahkan si penjahat ada cuma karena memang harus ada. Bayangkan, dia udah dilaporin polisi tapi masih tetep bisa muncul sesuka hatinya demi untuk menggerakan alur cerita, atau menciptakan adegan kunci. Setelahnya lenyap aja kaya ga ada apa-apa.

Terus alurnya sendiri cenderung lambat dan bertele-tele untuk sisi misteri nya. Tapi cukup pas buat kisah romance nya. Hanya saja jadi terasa tersendat-sendat karena disisipi alur misterinya.

Sedang ‘misteri’nya sendiri cukup standar untuk jenis cerita seperti ini. Banyak rahasia yang saling bertautan. Hanya saja ga cukup greget. Sementara misteri panjangnya ga dapet pay-off yang pas.

Untuk adegan romantis dan dramanya cukup mengena. Cuma adegan kissingnya di akhir eps 9. Jarang adegan ciuman pasangan utama untuk genre romance ada di eps 9. Biasanya antara eps 6 sampai 8. Beherapa malah eps 5 atau bahkan lebih awal.

Terus adegan sedih-sedihnya juga dapet. Artis-aktornya, dialognya, musiknya, dan suasanannya selalu pas dan bisa bikin mewek.

Endingannya lumayan bagus dari sisi romance. Tapi ga greget sama sekali dari sisi misterinya. Memang semuanya terkuak. Tapi ga kerasa klimaknya sama sekali. Penjahatnya kalah gitu aja. Terus cerita dilanjut kisah penutup. Yang menyita 3/4 dari durasi keseluruhan eps finalnya.

Ya, setidaknya hepi ending lah.

Dan untung restorantnya bisa buka juga. Meski di akhir-akhir. Masa 1 serial isinya Pre-opening mulu resto nya. Kagak open-open.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.