Komen Drakor : The Veil

Serial aksi spy konspirasi dengan misteri yang terus melebar.

Nilainya : 3.8/5

Bercerita tentang seorang agen rahasis yang kehilangan ingatannya dan berusaha mencari penghianat dalam organisasinya.

Cukup sadis dengan tanpa segan menampilkan darah dan jasad yang dibunuh dengan brutal.

Adegan aksinya luar biasa. Baik koreo duel tangan kosongnya, tembak-tembakan ala militeenya, sampai stunt dan kejar-kejaran mobilnya. Dan salah satu dari adegan aksi itu selalu ada pada setiap Eps.

Cuma itu mobil si cewek rekan kerjanya bisa balik dapet jenis mobil dan warna yang sama setelah hancur akibat kecelakaan. Manteb banget. Itu entah dia duitnya banyak, atau pihak asuransinya yang sangar. Atau jangan-jangan diganti ama pihak BIN nya? Wah, loyalitas sekali.

Serial ini juga lihai memutar balik cerita dan membuat kita terus menduga-duga dengan ketidak ingatan sang tokoh utama.

Dipenuhi dengan adu ideologi tentang menghilangkan moral dan etika demi kepentingan yang lebih besar. Dan juga bagaimana dendam dan rasa bersalah dapat merubah manusia.

Karakter utamanya suka flexing otot. Dan entah kenapa cara jalannya aneh sekali. (Bukan body shaming ya) Tapi sifatnya ditulis dengan bagus.

Di sekitar eps 3 aku udah menduga-duga apakah serial akan mengunakan twist film-film misteri/crime orang hilang ingatan yang terkenal. Ternyata iya. Tapi untungnya cuma buat aksesoris biar keren aja. Jadi ga banyak mempengaruhi cerita.

Karakter ceweknya baru mulai keangkat setelah karakter cewek poni pagar itu udah ga ada. Jadi menurutku dia juga bagian dari karakter pendukung aja.

Terus yang jadi tokoh antagonisnya favorite ku. Tapi sayangnya juga cuma muncul dikit.

Akhir keseluruhan critanya bagus dan memuaskan. Meski rumit dan membingungkan. Dan beberapa kasus dibagian awalnya ga punya kolerasi yang kuat di akhir cerita. Banyak karakter keliatannya penting dipotong gitu aja di tengah seri. Mungkin bila tidak memasukan beberapa kasus di awal, serial ini bisa dipangkas jadi 6-8 eps. Ala-ala format serinya Netflix.

Terus ada semacam side-story prequel berisi 2 eps yang setara durasi 2 jam film. Judulnya Moebius : The Veil. Menceritakan tentang kasus si cewek poni pagar dengan atasannya 10 tahun sebelum serial.

Tapi kenapa mesti kasus si cewek yang dibikin side-story? Padahal ga menarik-menarik amat ngeliat cewek yang bisa dibilang naif dan suka ceramah tentang hal naif itu. Karena abis penuh emosi mencoba membalas dendam, terus berusaha menyelamatkan nyawa seorang agen yang ia simpati karena pernah menolongnya. Abis itu dengan naif nyeramahin karena merasa posisinya lebih terang. Rasanya kaya jagoan di komik Shonen aja orang kaya gitu bisa bertahan di garis depan dunia yang penuh keraguan dan saling berkianat.

Kenapa ga bikin kisah bagaimana si antagonis membangun kekuatan dan menjalankan rencana balas dendamnya. Karena melihat karakternya yang berubah karena tidak dapat menerima kenyataan dan rasa bersalahnya itu akan jauh lebih menarik lagi.

Serial ini sedikit kasih gambaran bahwa perangkat elektronik masih dapat di jatuhkan. Dan akan jadi sangat berbahaya bila seluruh peralatan elektronik harus mati meski dalam beberapa waktu saja.

Juga kasih unjuk bahwa Kekerasan, tindakan radikal, dan pembunuban akan berubah nama atau tidak dihiraukan bila memiliki tujuan yang mulia. Semisal membela negara, agama, dan kebebaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.