Komen Drakor : Dali and Cocky Prince

Serial Komedi romantis si kaya & si kaya.

Nilainya : 3/5

Punya format standar kisah komedi romantis yang tentang kesalahpahaman berujung asmara.

Sedang akunya sendiri tertarik karena potensi dari ke2 tokoh utamanya. (Dan juga karena kesemsem ama si Park Gyu rambut bondol yang kalem-kalem ngegemesin <3)

Disamping kisah cintanya, kisah tentang menyelamatkan perusahaan atau perusahaan yang hampir bangkrut itu termasuk cerita yang ku suka. Ditambah misteri yang awalnya remeh, terus dibangun semakin melebar.

Punya cukup banyak adegan mengharu biru. Juga quotable dialog. Meski di akhir-akhir eps alurnya jadi standar kisah romance picisan pada umumnya.

Seperti; galau dan mengambil keputusan bodoh untuk berpisah karena merasa bersalah, atau untuk menyelamatkan pasangan semacam itulah. Tapi untungnya tidak terlalu banyak.

Dan rasanya untuk keseluruhan cerita, 16 eps itu terlalu panjang. Jadilah kesannya di awal eps kaya cerita yang berjalan di tempat. Dan baru benar-benar terasa bergerak di eps ke 10. (Sedang first kiss scene nya ada di eps 7 akhir. Alias tengah-tengah seri.)

Karakter si Dali nya sebenarnya aku suka. Karakter cewek intelek, berani, dan tangguh. Meski kerap kali digambarkan diem dan kaya lemah, tapi dia selalu bisa beradaptasi dengan cepat.

Mungkin karena alur cerita yang lambat jadi terasa bagian pas dia rentan itu lama banget. Dan sering digambarkan seperti ling-lung dan selalu salah mengambil keputusan. Itu membuat karakter ini terasa menyedihkan dan harus mengandalkan orang lain, atau kalau ga dikendalikan ama orang lain.

Tapi dia bukan tipe-tipe damsle in distress alias putri disney yang perlu bantuan kesatria. Karena di sepanjang cerita tidak ada orang yang benar-benar ingin menolongnya.  Bahkan si cowok yang seharusnya berperan sebagai ‘kesatria’ terkesan acuh tak acuh karena prinsipnya.

Dia cuma karakter yang pasif dan sering salah dalam mengambil keputusan.

Dan juga diperankan dengan pas ama si artis kalau menurutku. Dia kadang terlihat diem sebentar mikir pas ketemu situasi yang tidak semestinya, atau mendengar ucapan yang rada aneh. Tapi langsung ngejawab kalau dia tahu bener tentang hal tersebut. Itu kaya nunjukin secara tersirat bahwa karakternya cerdas dan perhitungan. Aku suka.

Cuma buat karakter cowoknya aku kurang suka. Karena dia ga ada impact dalam kehidupan si tokoh cewek sampai setengah dari serial (7 eps). Malah seringnya menyusahkan si cewek. Dan menurutku itu kurang menghibur. Karena posisinya sebagai ‘ksatria’ ga digambarkan dengan benar.

Secara dia tokoh utama cowok. Menyebabkan masalah tapi cuma dibales sama adegan romantis sebentar doang mah, ga sepadan lah. Kaya dia melakukan hal penting aja. Padahal cuma ngebenerin kekacauan yang dibuatnya sendiri.

Aku paham niatnya mau bikin karakter cocky ala-ala bos nya Secertary Kim. Tapi kalau dibuat ga imbang, ya jatuhnya annoying.

Untungnya selepas eps 8 dia jadi lebih bisa diandalkan.

Buat karakter cowok rival nya ga terlalu menarik dan terkesan aneh kalau menurutku. Karakter ini dibuat sangat plin-plan yang sulit buat dipahami karena kurang screne time.

Berhasil sih bikin geregetan kalau memang itu tujuan dari si karakter. Tapi gregetan karena bingung. Itu karakter posisinya dalam cerita apa? Penjahatkah? Figurankah? Elemen latar belakang kah? Ga jelas.

Sedang karakter sampingannya sedikit lebih menarik. Beberapa punya cerita latar yang lumayan bagus. Tapi tidak sampai menyita durasi dari cerita utamanya.

Sedang endingannya tipikal genre romkom pada umumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.