Komen Drakor : L.U.C.A. : The Beginning

Nama jagoannya Zi-O untung ga punya kekuatan waktu. 🙂 Tapi dia punya Spider-sense. Atau lebih tepatnya Fly-sense?

Serial Sci-fi Action Mystery tentang Super Human mirip-mirip serial Superheroes. Melakukan experimen kepada bayi, konsep ini mirip kaya serial The Boys. Hanya saja, alih-alih mau bikin superhero, mereka mau bikin nabi yang penuh dengan mukjizat.

Dan mengusung kata The Beginning di bagian judulnya, sudah mengindikasikan bahwa serial ini berlaku sebagai prolog. Atau prequel kalau boleh dibilang sih.

Berkisah tentang seorang cowok misterius dengan kekuatan super dan seorang cewek polisi yang jago kelahi.

Di eps-eps akhir banyak mengutarakan pernyataan filosofis. Tentang apa itu cinta dan manusiawi.

Adegan aksinya bagus. Punya gaya pengambilan kamera yang menarik dengan tingkat kesulitan dan kerumitan yang bikin mikir : ‘Itu cara ngamera nya gimana ya?’

Cuma menurutku editingnya kurang bikin greget. Kadang aku jadi susah mengikuti kejadian yang ada di layar, kadang juga terkesan lambat gitu aksinya. Tidak mengalir secara alami. Setidaknya itu sih yang kurasakan.

Seperti saat lagi kejar-kejaran di atas atap, atau pas tarung di dalam lift. Aku sering kali tidak bisa ngikuti gerakan mereka. Dan saat bisa melihat adegan itu dengan cukup jelas, gerakan mereka malah terlihat seperti sedang berhitung menunggu giliran jalan. Itu semua menurutku karena masalah editing.

Tapi selepas itu visual ama praktikal efek nya mantab.

Karakter utamanya ditulis dengan bagus. Memiliki kekuatan besar namun karena ketahanan tubuhnya, membuatnya tidak terkesan Over Power.

Hal ini disamping memberi aturan serta batasan dalam kekuatan yang dimilikinya, juga membuat karakter itu jadi lebih masuk akal untuk tetap lemah dan selalu ketakutan. (Karena bila dia memiliki ingatannya, dengan rentan waktu 20 tahun itu mungkin sekarang dia sudah jadi superhero, kalau ngga supervillain.)

Dan setelah itu ia terus dibangun dan diberikan alasan yang tepat untuk bertindak dan menjadi kuat. Sebuah pembetukan karakter yang baik.

Karakter si ceweknya juga menarik. Meski rasanya mirip kaya Bruce Willis di film Die Hard. Berkali-kali terluka, tapi tidak ada yang serius.

Sifatnya keras kepala dan sedikit gegabah. Image pemerannya bisa berubah total dari yang sebelumnya aku lihat di serial WWW : Search. Mantab emang si Dahee.

Karakter profesor tangan cacat itu juga bagus. Komplek. Kita bisa membenci dia tapi juga paham kenapa dia melakukan semua hal itu. Disamping memainkan peran penting dalam pergerakan cerita dan pengembangan karakter tokoh utama.

Si karakter tukang pukul tangan hitam juga sama. Ditulis dengan apik. Ga melulu hitam dan putih. Arc nya proper. Sama si cewek yang tadinya rambut merah itu. 😦

Kepala polisinya juga punya kepribadian unik. Meski memutuskan untuk jadi penjahat karena ketidak berdayaannya, tapi ia digambarkan masih punya rasa simpati. Yang membuatnya terasa nyata.

Dan cocok dengan tema yang tersirat dalam serial ini. Yaitu tentang Manusia dan Kemanusiawiannya.

Dan karena hanya memiliki 12 eps, jadi eskalasi cerita berjalan lumayan cepat. Rasanya ga ada adegan yang difungsikan sebagai penghambat alur. Alias tidak bertele-tele.

Dan tepat di eps tengah, alur mulai memasuki babak baru. Tapi tidak terasa terburu-buru. Karena serial ini kasih skip waktu yang cukup panjang dari sebuah kejadian. Dan itu juga membantu membangun ikatan antara 2 tokoh utamanya.

Jadi dengan begini, cerita roman bisa terjadi secara mendalam tanpa terasa dipaksakan karena masalah waktu dan sifat kedua karakter tersebut.

Secara keseluruhan serial ini punya cerita yang bagus dan solid. Adegan endingnya keren.

Nilainya : 3.8/5

Aku jadi penasaran ama lanjutannya. Bakalan dibuat ga, ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.