Komen Drakor : Psycophat Diary

Bercerita tentang orang super baik yang hilang ingatan terus nemu buku harian seorang psikopat yang dikira miliknya.

Gimiknya menarik. Dan kurasa pilihan yang tepat penulis membiarkan misterinya kebuka dari awal. Jadi serial ini hanya akan ngejar komedi karena kesalah pahamannya.

Dan memang daya tarik serial ini ada di kesalah pahaman dan keberuntungan si tokoh utama.

Alurnya berjalan cukup bagus. Hanya saja aku merasa sedikit boring di sekitar eps 9an (Yang berarti di tengah keseluruhan cerita kalau kita lihat berdasar dari keseluruhan 16 eps)
Mungkin karena transisi ke alur yang baru dan harus fokus pada cerita, jadi rasanya kurang lucu dan kurang seru aja.

Tapi setelah transisi cerita selesai dan alur sudah masuk ke babak berikutnya, cerita mulai kembali seru dan lucu.

Si tokoh utama ditulis cukup menarik.
Dia selaju pake referensi dan informasi dari film-film crime horror thriller saat mencoba bertingkah laku seperti pembunuh.

Ke kocakannya pun pas menurutku.
Terus tiap kali suara string terdengar (Suara efek di film-film horror thriller yang adegan mencekam itu) aku bukannya merasa tegang, tapi malah ketawa. 😀

Tapi sayangnya referensi dan informasi tersebut tidak terlalu signifikan buat melawan tokoh penjahatnya. Aku berharapnya sih si penjahat kalahnya ama trik dari referensi film-film itu.

Tapi mungkin penulis ingin memberi citra realistis, karena lawannya memang pinter, teliti, dan kaya. Jadi mustahil orang bodoh kaya tokoh utamanya bisa mengalahkannya hanya dengan trik murahan.

Kemudian ngomongin soal tokoh penjahatnya, penggambarannya aku kurang suka. Dibuat tidak terlihat realistis gitu. Aku tulis kenapanya di bagian bawah. Takut kalau-kalau ke spoiler gitu.

Sedang karakter tokoh utama ceweknya sih, cukup lah. Awalnya sih digambarkan unik dan menarik, tapi kemudian menjadi standar karakter pendukung wanita. Alias dia itu digambarkan sebagai polisi dengan intuisi seorang detektif, namun hanya bisa berteriak saat terjadi adegan berbahya seperti seorang cewek kebanyakan. Polisi loh padahal.
Di luar hal itu, tidak ada yang terlalu menonjol dari karakter tersebut.

Nilainya : 3/5

Cukup menghibur dan bikin ketawa. Yang berarti berhasil bila melihat genrenya yang adalah komedi.
Tema ini sebenernya menarik dibuat serius. Tapi memang tidak akan terlalu populer.

Potentially spoiler section.

Tapi menurutku klimak nya terlalu bertele-tele. Mungkin bagi sebagian orang sih suka karena ketegangannya lama.
Tapi hal itu bikin aku jadi bosen. Karena 2 sampai 3 kali seperti mau klimak tapi ga jadi terus karena adanya faktor lain yang mempengaruhi. (Dalam hal ini orang baru yang membawa plot atau muslihat lain lagi)

Mungkin maksudnya biar plot cerita ga ketebak gitu. Tapi alih-alih pake plot twist, ini malah nambahin plot baru di sela plot yang sedang berjalan.

Dan masalahnya hal seperti itu kalau ga unik penyampaiannya bakalan bikin orang hilang interest.

Terus ngomonhin soal penjahat yang terlalu hebat itu tadi.

Spoiler Alert!

Si penjahatnya selalu tahu dimana dua tokoh utamanya berada. (Bahkan setelah si detektif penguntit itu mati.)

Dia bahkan menyadap tempat umum, menyabotase ruang cctv dengan membuat tidur penjaganya, tahu siapa-siapa saja yang harus dia suap sebelum si tokoh utama bergerak. Tapi ga dikasih lihat bagaimana dia merencanakan semua itu. Jadi penonton hanya diperlihatkan bahwa dia hebat kaya James Bond bahkan tanpa bantuan organisasi M16 nya.

Dan yang terakhir itu saat dia menghancurkan cctv yang berada di sebuah pasar meski baru pertama kali kesana. Itu cukup Imba menurutku.

Saat si tokoh cewek mau merestorasi kaset pita, si penjahat yang hanya membuntutinya itu harusnya tidak tahu apa yang akan dilakukan si tokoh cewek sampai tiba di tempat tujuan dong, ya?

Dan itu berarti setelah tiba di tempat tujuan, si penjahatnya yang baru tahu harusnya berkeliling terlebih dahulu untuk memastikan posisi cctv di gedung tersebut sebelum mulai menghancurkannya satu per satu dong, ya? Baru setelah itu mulai diam-diam menyergap si tokoh cewek.

Dan untuk orang yang hanya bekerja sendirian, penjahat ini bisa melakukannya dengan cepat dan sempurna. Luar biasa sekali. Jadi fix dia itu penjahat super. Jadi kerasa ga imbang saat si tokoh utamanya aja butuh bantuan setidaknya 1 sampai 2 orang buat nyulik si penjahatnya. 😦

Tapi selepas itu semua kalau dipikir-pikir, seri ini mirip parodi dari film Memento atau Modus Anomali. Yang seolah mencoba mengungkap kejahatannya sendiri. Tapi itu kalau beneran dia penjahatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.