Komen Drakor : A Piece of Your Mind

Kisah Artistik yang mengharu biru dengan alunan musik yang syahdu.

Bercerita tentang orang-orang baik yang saling membantu melewati masa sulit mereka. Nyesek, tapi juga terasa hangat.

Cuma gimik Kecerdasan Buatan yang digunakan itu kurang terasa berdampak pada cerita. Itu kalo pun program kaya SIRI nya di ganti ama Kerang Ajaib juga cerita ga bakalan banyak berubah. Karena fungsinya memang cuma sebagai alat pengerak narasi.

Tapi diluar itu, serial ini digarap dengan sangat bagus.

Karakternya ditulis dengan bagus. Meski tragis. Bahkan karakter pendukung juga punya kisah yang bagus. Mereka berjuang untuk mengatasi trauma dan kegelisahan dengan cara mereka masing-masing.

Karakter utama ceweknya cakep. Terus karakter cewek yang main di serial Netflix ‘Extracurriculer’ itu, aku suka suaranya.

Jarang nonton serial roman populer yang ngambil tema kaya gini. Biasanya tema kaya gini, seringnya individual. Alias terpusat hanya ke tokoh utamanya doang. Dan juga penggambarannya cenderung dramatis.

Alurnya juga berjalan pas dalam 12 eps. Meski lambat tapi ga bikin bosen. Itu karena diisi dengan adegan ‘diam’ yang indah. Mungkin hanya beberapa flash back yang sering diulang-ulang yang bikin rada annoying. Tapi untungnya ga banyak.

Ditambah pengambilan gambarnya yang cinematic dan penuh estetik. Blur di pinggiran layar, panning lambat, landscape dengan POI di tengah, permainan warna, dll.

Terus ngomongin soal warna, serial ini punya color palet yang cakep dan menarik.

Cyan-Orange, Sky Blue-Pink, Grey-Cream. Terus pengambilan gambar Cityscape nya juga menarik mata sekali.

Jadi meski cuma berlatar gang kecil, jalan tanjakan, jembatan, atau trotoar, adegan tetep terlihat kece.

Vibe nya mirip film-film Jepang. (Secara referensi ku banyakan emang film jepang. Dan tehnik pengambilan gambar dan cinematografinya mirip kaya gitu, kecuali bagian adegan ‘sunyi’ nya. Yang ini di kasih background musik yang melo selow gitu) Jarang liat film atau seri korea yang punya vibe kaya gitu.

Terus BGM nya juga menyesuaikan. Kebanyakan akustik gitar gitu.

Nilainya : 4/5

Termasuk Melodrama sih, cuma karena adegan dan dialog nya ga over picisan dan terasa sederhana, jadi mewek nya terasa tulus ga dipaksain gitu. Bahkan pas adegan A.I. nya yang di eps akhir aja bikin mewek. Kecerdasan Buatan kaya SIRI aja dapet closure yang mengharukan. 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.