Komen Drakor : Find Me in Your Memory

Cerita syahdu pria yang ga bisa Move On dengan wanita yang memiliki trauma.

Serial ini menceritakan tentang bagaimana manusia mengatasi pengalaman kritis dalam hidup mereka. Mencoba bertahan dan berdamai dengan situasi, atau dengan cara melupakan situasi tersebut.

Dan juga menunjukan bagaimana ingatan berperan penting dalam membentuk jati diri seseorang. Bahkan sifat dan kemauan hidup.

Ceritanya menarik, dan meski berjalan lambat, namun ga terasa.
Mungkin karena bukan roman remaja yang lebai dan galau gitu, kali ya? Jadi aku betah-betah aja liatnya.

Ada sih bagian galau nya, sedikit. Tapi masih terkesan masuk akal karena ingatan yang tiba-tiba hadir begitu saja. Jadi kaya tiba-tiba jadi orang lain gitu. Makanya galau.

Endingnya aku juga suka. Tidak terlalu dramatis.

Terus serial ini juga punya landscape yang cantik di beberapa adegannya.

Nilainya : 3.5/5

Terus yang ingin ku komentari dari pendapat salah satu karakter yang merasa bahwa; Ketika kita selalu mengingat suatu kejadian, itu berarti kita akan selalu mengingat segala perasaan di saat kejadian tersebut terjadi. Jadi dengan kata lain seperti terjebak dalam situasi tersebut selamanya.

Kalau menurutku sih, ga begitu. Karena ada istilah selalu mengingat meski merelakan. Atau memaafkan tapi tidak melupakan. Jadi meski kita punya perasaan mendalam akan sebuah kejadian, entah sedih, marah, atau bahagia, kalau kita sudah bisa berkompromi dengan diri sendiri, harusnya perasaan itu bisa diabaikan. Meski itu buat orang dengan ingatan yang kuat sekalipun.

Potentially spoiler section.

Yang menurutku kurang dari serial ini adalah, beberapa sub plot yang muncul tanpa memberi dampak pada karakter maupun pergerakan cerita. Jadi terkesan ada untuk menambah durasi saja. Ya meski tidak terlalu mengganggu juga sih.

Dan juga plot utamanya yang sudah di bangun di sepanjang seri habis nya di 13 jam terakhir dari keseluruhan 16 jam durasi. Sedang sisa 2 jam setelahnya berasa muncul plot baru yang pendek buat penutupan.

Semua itu dikarenakan plot si dokter dan buku nya itu samar sekali ditampilkan di sepanjang cerita. Dan baru diungkap tepat di akhir dari plot besarnya. Jadi kesannya memang sebuah plot sampingan. Namun tiba-tiba saja jadi penutup cerita. Rasanya jadi aneh dan tidak terstruktur.

Dan juga cukup berbahaya melanjutkan cerita setelah klimak bila tidak sesuai porsinya. Karena serial akan jadi terasa anti klimak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.