Komen Drakor : Extraordinary You

Serial tentang seorang figuran dalam cerita percintaan remaja.

Serial ini punya struktur narasi yang cukup unik. Karena tokoh utama cowoknya baru muncul di akhir eps ke 4 alias setelah durasi 2 jam cerita.
Dan baru benar-benar diceritakan di eps 9.

Entah itu karena karakter tersebut baru ditambahkan ketika cerita sudah ditulis, atau memang sengaja tidak mau mengikuti pola cerita roman remaja pada umumnya.

Kisahnya punya plot berlapis yang berpotensi menjadi rumit dan bikin bingung. Tapi untungnya disampaikan dengan cukup kreatif dan menarik. Yang bikin serial ini terasa menghibur.

Serial ini juga seperti sedang menggunakan si Tokoh Figuran untuk mengkritisi segala hal tipikal dalam genre roman picisan, dengan menggunakannya dalam menceritakan si Tokoh Utama.

Dan meski dasarnya adalah cerita cinta remaja, tapi tipikal galau tarik-ulur nya ga terlalu banyak. Keputusan bodoh dan pengorbanan yang dirahasiakan tipikal roman picisan juga cuma ada di cerita si ‘tokoh utama‘ nya aja.

Jadi praktis serial ini punya 2 cinta segitiga dengan 2 tokoh pendukung cowok, atau yang bahasa kerennya disebut Second Lead yang bertindak saling bertolak belakang. Yang satu menyerah dan mendukung tokoh utama, yang satu berjuang untuk mendapatkan tokoh utama. Tapi keduanya jauh lebih baik ketimbang tokoh utama cowoknya. Aku ga suka ama love interest si Karakter Figurannya.

Terus endingannya lumayanlah. Tipikal kisah roman hepi ending gitulah.

Nilainya : 3.5/5

Meskipun berkesan fantasy dan tidak nyata, tapi memerani tokoh saat Stage dimulai dan menjadi diri sendiri saat berada di bayang-bayang itu hal yang cukup lumrah dilakukan beberapa orang sekarang ini. Mungkin malah kebanyakan orang melakukannya. Menjadi orang lain saat di lingkungan sosial, atau bertindak tidak seperti yang diinginkan saat di tempat kerja, dll.

Dan juga seperti menunjukan bahwa ketidak tahuan itu membuat kita tenang dan damai. Tidak ada kekuatiran dan penderitaan. Atau dengan kata lain Pengetahuan adalah sebuah beban.

Potentially spoiler section.

Jadi sekarang aku mau nulis tentang kenapa aku ga suka ama karakter cowok yang baru muncul di eps 4 dan baru di ceritakan di eps 9 itu. Itu karena di tengah cerita si tokoh tunangan karakter Figurannya mendapat semacam Redemption Arc yang berhasil mencuri spot dan simpatiku.

Sedang tokoh utama cowoknya sendiri digambarkan seperti pencuri yang curang. Karena semua kenangannya berasal dari cerita buku yang lain. Kesannya seperti mengambil barang yang sudah lama ada bersama orang lain, hanya karena barang itu mirip dengan yang ia punya. Dan hal tragis yang dialami si cowok utama itu tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan semua tindakannya.

Bahkan yang bawa alur cerita lama ke cerita yang baru juga dia. Padahal belum tentu juga si karakter figurannya bakalan mati. Tapi dia membajak cerita orang lain.

Bukannya aku ga suka dengan tokoh utama cowoknya, tapi penulisan si tokoh pendukungnya lebih menarik simpati. Yang berarti si penulis cerita memang ingin si tokoh utama cowok dipandang seperti itu.

Tapi memang tema cinta reinkarnasi ala Panglima Tianfeng itu kurang berdampak kalau ceritanya tidak terfokus pada kedua karakter utamanya. Kesannya jadi kaya merusak cinta orang lain karena sesuatu yang sudah ditakdirkan.

Dan yang terakhir, hikmah tersembunyi dari serial ini adalah : Buat para Autor, jangan sembarangan nulis atau bikin cerita terus menyertakan karakter dari cerita sebelumnya buat cameo atau sekedar easter egg. Karena berarti karakter itu bereinkarnasi, dan bisa bikin masalah kalau sampai ada yang mencapai tahap Singularity 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.