My Comment About Thor Ragnarok

Ini film paling entertaining dari seluruh film MCU sejauh ini. Beradu sejengkal dari Guardian Galaxy Vol pertamanya kalo menurut list ku.

Aura film ini seperti sedang crossover dengan Guardian of Galaxy, (Padahal Crossover nya ama Hulk Hehehe…) meski ga ada referensi yang menyebutkan nama atau event dari film Guardian of Galaxy. Kecuali si GrandMaster yang kalo di komiknya sodaraan ama The Collector di film Guardian vol pertama.

Cerita film ini melanjut dari apa yang Thor lihat di film Age of Ultron tentang Infinity Stone, yang kemudian berujung pada ancaman kehancuran Asgard. Ramalan Ragnarok. 
Kemudian sisanya adalah banyak humor yang menghibur. Ngga kaya vol 2 nya Guardian of Galaxy yang penempatan humor nya kadang maksa dan ngerusak mood. Yang ini kadang malah humornya ditempat yang tidak kita duga. šŸ˜† Josslah, kalo kata Iyut : ‘Hahaha.. Kocak lu’

Untuk visual nya manteb sih kalo menurut aku. Karena disamping penuh efek dan scene yang keren, film ini dipenuhi warna yang cantik dan ceria, apa lagi planet Sakaar. Mungkin color tone ini yang bikin seolah film ini sedang crossover ama film Guardian. Alias ku sotoy abis :p 

Banyak karakter yang menarik dalam film ini, mulai dari Hela, Korg, sang Valkyrie, dan GrandMaster. Banyak juga cameo dalam film ini, tak luput si Stan Lee, dan (pastikan liat wajah nya dengan bener) pemain drama di theater Asgard. šŸ˜†
Si Heimdal nya keliatan sangar beud, ga salah kalo gear nya Citan Uzuki pake nama dia, hehehe…

Overall film ini ringan, menghibur, penuh aksi, dan bagian dari MCU. Jadi rekomen deh buat ditonton. Tontonan pas buat keluarga. Apa lagi penggemar MCU. Karena film ini mirip ama Thor pertama yang merupakan trigger dari film Avengers pertama. Kemungkinan besar film ini adalah trigger buat Avengers : Infinity Stones.

Nah, sekarang ku mo ngomong bagian yang ku ga suka. Dan karena mungkin ini akan mengandung unsur spoiler, jadi sudahi membaca kalau emang belum nonton dan ga mau kena spoiler, balik baca lagi kalo udah nonton. Oh iya ada 2 post-credit scene di film ini, siapa tau mo nungguin sampe akhir filmnya. Dan tenang aja yang ini bukan kaya punya Spider-Man, if you know what I mean šŸ™‚

Ok, kita lanjut.

Dan bagian yang ngga aku suka itu bukan sub-story yang sebenernya keren tapi dibiarin gitu aja karena durasi, ato plot holes nya. Bukan, bukan itu. Bagian yang aku ngga suka adalah keberadaan Hulk. Entah kenapa aku kurang sreg dengan adanya karakter itu di film ini. Karena tanpa adanya Hulk pun sebenernya film bisa jadi lebih berkembang kalo menurutku. Tapi mungkin karena sebab-sebab tertentu, maka Hulk harus ada dalam film ini, yang alhasil jadilah karakter Hulk ini dirubah puluhan drajat dari yang seharus nya demi kebutuhan cerita. Meski ga terlalu buruk sih, tapi masih dikit bikin gondok. Tapi tarung nya ama Thor keren, sangat menghibur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.