My Ten : Most complex Time Theory in Movies (Part1)

Jadi kali ini ku bakalan nulis teori gila plus komplek yang bikin kita manggut-manggut karena bingung, dan geleng-geleng karena kagum dari film-film bertema time travel atau time looping. Dan karena ini akan mengandung Spoiler dan mengundang kebingungan kalau belum pernah menonton film nya, maka disarankan buat nonton film nya dulu. Worth to watch kok film nya :
+ Time Traveler Wife
+ Back to the Future Trilogy
+ Time Lapse
+ Interstellar
+ Edge of Tomorrow

Udah sana tonton dulu ku tungguin 🙂
Oke udah? Baiklah, klean sudah diperingatkan. Jadi langsung aja kita mulai.

+ Time Traveler Wife

Film ini adalah film drama romantis berbau sci-fi. Kisah cinta seorang wanita dengan seorang pria berkekuatan mampu menembus waktu. Yang bikin cerita ini terlihat komplek dan menarik adalah karena hampir diseluruh film ini dilihat dari lini masa si wanita nya. Dan kita harus menerka-nerka bagaimana alur cerita menurut lini masa si pria nya. Ini adalah cerita cinta yang indah. Rekomen buat ditonton meski bukan penggemar film bertema waktu.

Jadi teori nya awal-awal si pria menembus waktu menuju masa lalu si wanita untuk mempersiapkan si wanita menemukan dirinya. Tapi kalau ditilik ulang, sebenernya mereka adalah bagian dari rencana besar untuk mempersiapkan anak yang akan mereka lahirkan. I know you don’t see that coming. Because love is Gravitas, even for man how not obey the law of time.

 

+ Back to the Future Trilogy

Mungkin film ini adalah film tentang perjalanan waktu paling populer, karena sampai jadi pop icon. Film ini bercerita tentang seorang profesor yang berhasil menemukan mesin waktu berbentuk mobil. Dan bersama si jagoan mereka berpetualang menembus waktu. Dan meski ada elemen time loop nya, tapi film ini juga mengusung teori lain tentang waktu. Yaitu dunia parallel. Saat kita melakukan perubahan di masa lalu yang kemudian menimbulkan masa depan yang baru. Jadi berkesan ga konsisten.

Jadi teori nya adalah ada 8 masa yang terbentuk dari petualangan mereka menembus waktu. Meski kita ngiranya cuma ada 2. Ga sadar kan?

 

+ Time Lapse

Film misteri yang mengusung tema self-full fill prophecy atau bisa disebut dengan time looping. Film ini menceritakan tentang sebuah pasangan muda yang menemukan bahwa tetangga mereka memiliki camera yang bisa memotret kejadian sehari yang akan datang. Dan kemudian situasi menjadi buruk.

Jadi teori nya saat kita menerima pesan dari masa depan dan menjalankannya dan kemudian mengirimkannya ke masa lalu, sebenarnya pesan tersebut adalah manifestasi dari jagad raya yang infinit. Alias saya tidak punya jawaban dengan time looping dalam lini masa tunggal seperti ini. 😆 Saya menyebutnya teori waktu Doraemon, yang mana tiap kali Nobita dan Doraemon melakukan hal dimasa lalu itu sebenarnya hanya menggenapi hal yang sudah terjadi. Contoh nya : Saat Nobita mengetahui uang tabungannya hilang, kemudian dia kembali kemasa sebelum uang itu hilang dan berusaha menyelamatkannya dengan mengambil uang tersebut. Get the point? 😀

 

+ Interstellar

Sebenernya film ini adalah film sci-fi drama tentang perjalanan mencari dunia lain ketika bumi sudah mulai tidak bisa di tinggali lagi. Tapi film ini juga menyertakan tema time travel saat berbicara tentang lubang cacing atau Black Hole. Dan menurutku yang bikin kisahnya komplek dan mind blowing adalah ternyata selama ini si jagoan nya diarahkan oleh dirinya sendiri saat dia berhasil berhubungan dengan mahluk dimensi ke 5. Film ini punya visual yang indah untuk sebuah Space Odyssey.

Jadi teori nya bila kita dijagad raya ini adalah mahluk 3D yang melihat dimensi ke 2 sebagai bidang datar, maka mahluk dimensi ke 5 (evolusi manusia tingkat tinggi) mampu melihat aliran waktu (yang mana adalah dimensi ke 4) sebagai sebuah bidang datar. Dan itu berarti aliran waktu pada jagad raya kita adalah sebuah pocket dimension bidang datar. Alias poster berseri yang di jejer berurutan membentuk sebuah bidang 5 Dimensi. Bingung kan? 😆

 

+ Edge of Tomorrow

Film yang satu ini tidak hanya punya tema alien invasion, tapi juga punya tema time loop. Jadi jagoan mengulang hari tiap dia mati. Yang bikin cerita jadi komplek adalah karena time loop dalam film ini adalah kekuatan dari sebuah entiti dan bukan karena kekuatan supranatural seperti dalam film Groundhog Day atau Christmas Every day. Dan kekuatan itu punya pola, yang mana bisa hilang dan bisa didapat. Jadi saat bawahan dari entiti itu-si Alpa mati, maka sang entiti-Omega akan melakukan reset waktu dengan masih memiliki data atau ingatan dari waktu sebelumnya. Dan saat darah si Alpa ada dalam tubuh manusia, maka saat manusia itu mati maka ia akan memanfaatkan kekuatan Omega untuk melakukan reset pada aliran waktu dia sendiri tanpa sepengetahuan Omega.

Jadi teori nya karena si jagoan terkena darah si Omega di akhir film dan kemudian dia melakukan reset mundur ke awal film berarti : Omega memulai looping waktunya di hari tersebut. (Hari di awal film) Dan Omega me-reset hari itu untuk menghindari event di Verdum. Menggagalkan Rita menemukan dirinya di time loop pertama, saat Ritanya lah yang tejebak dalam looping. Dan kalau akan di buat seri 2 nya yang mana bakalan ada Omega lain, maka kemungkinan besar ada pengendali lain diatas level Omega. Ruwet kan? 😆

Oke sekian dulu, ntar ku lanjutin sisa 5 film yang punya plot dan teori ga kalah ruwet dari yang ini. Bye.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.